Please reload

Recent Posts

Pendapatan Konstruksi Turun, Laba Jasa Marga Q1-2019 Stagnan

24 Apr 2019

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) sampai maret ini hanya mampu membukukan pemasukan Rp. 7.64 triliun, tahun ini turun 20.76 % year-on-year (YoY).

 

Penurunan penjualan JSMR pada kuartal I-2019 disebabkan karena pendapatan konstruksi pos pemasukan utama perusahaan anjlok 29.45 secara tahunan.

 

Pada 3 bulan pertama, pendapatan yang dicatat hanya sebesar Rp. 5.12 triliun, mengalami penurunan yang signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar RP. 7.25 triliun.

 

Di lain pihak, pos pemasukan tol dan usaha yang lain masih mampu meningkat hingga 5.72% YoY menjadi 2.52 triliun.

 

Pemasukan tol tumbuh sangat terbatas, dikarenakan ruas tol yang sibuk justru dalam mencatat penurunan, seperti ruas tol Jakarta-Cikampek berkurang hingga -10.59% YoY, tol Cikampek-Padalarang sebesar -4.48% YoY dan Jakarta-Bogor-Ciawi mengalami penurunan sebesar -3.35% YoY

 

Meski pada kuartal I-2019 pendapatan JSMR mengalami penurunan, kinerja bottom line (laba bersih), perusahaan tidak ada pelemahan.

 

Pada akhir maret 2019, JSMR mampu mengantongi bottom line hingga 584.83 miliar, mengalami kenaikan tipis dari kuartal tahun sebelumnya I-2018 sebesar 582.99 miliar.

 

Jasa marga setidaknya berhasil untuk mengamankan capaian laba bersih karena adanya proporsi total beban pendapatan berhasil ditekan. Pasalnya, rasio beban pendapatan dari total tahun lalu mencapai 84.16% pada kuartal pertama tahun ini hanya sebesar 78.36%.

 

Penurunan ini membuat JSMR mampu membukukan pertumbuhan laba kotor hingga 8.22%. Akan tetapi pertumbuhan ini terkikis oleh kenaikan biaya pada pos beban keuangan dan kerugian dari entitas asosiasi yang mengalami pelebaran.

Pada akhir maret tahun ini, total seluruh aset perusahaan naik hingga 86.19 triliun dari periode yang sama tahun 2018 Rp. 82.42 triliun. Terdiri dari aset lancar dan aset tidak lancar sebesar masing-masing Rp. 11.09 triliun dan Tp. 75.1 triliun.

 

Liabilitas perusahaan juga mengalami pertumbuhan dari tahun 2018 sebesar Rp. 62.22 triliun hingga Rp. 65.39 triliun pada kuartal I-2019. Dengan liabilitas jangka pendek senilai Rp. 32.92 triliun dan jangka Panjang Rp. 32.47 triliun.

 

Sumber : cnbcindonesia.com

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Follow Us