Pemilu Serentak 2019: Gunakan Hak Pilihmu Ayo ke TPS

Sebentar lagi tanggal 17 April 2019 nanti akan digelar pemilihan umum serentak, pada pemilu tahun ini adalah untuk pertama kalinya pemilihan presiden dan pemilihan para anggota legislatif dilakukan secara serentak yaitu pemilihan Presiden, DPR dan DPD, sebelumnya pada tahun 2014 dilakukan dua pemilu pada 9 April untuk pemilihan DPR dan DPD dan tanggal 9 Juli untuk pemilihan presiden. Pemilihan umum wajib diikuti oleh semua warga Indonesia dan juga warga Indonesia yang berada di luar negeri. Karena semua warga yang sudah berumur 17 tahun memiliki hak pilih dalam pemilu.


Yang Perlu kita ketahui dalam pemilu adalah sebagai berikut:


1. Peserta Pemilu


Perlu kita mengetahui peserta dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 yaitu sebagai berikut

  1. Calon Presiden dan Wakil Presiden

  2. Calon Partai Politik

  3. Calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota

  4. Calon anggota DPD RI

Daftar peserta pemilu dapat kita lihat dan akses di website www.kpu.go.id

2. Daftar Pemilih


Sebagai warga negara yang baik, kita harus menggunakan hak pilih dalam pelaksanaan pemilu karena akan berpengaruh terhadap semua aspek 5 tahun kedepan dalam proses pemerintahan. Berikut ini adalah pentingnya pemilu dan demokrasi

  1. Memberikan kesempatan kepada setiap warga negara dalam menggunakan hak dalam berpolitik dan memilih pemimpin yang sesuai hati nuraninya

  2. Meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup dalam masyarakat dan masa depan Daerah dan masa depan rakyat Indonesia

Pastikan kita termasuk dalam peserta daftar pemilih tetap (DPT), kita bisa mengakses website www.kpu.go.id dan mencari dalam kolom pemilih, lalu ketikkan nama kita di kolom pencarian



Jika nama kita tidak terdaftar di DPT, kita dapat memilih dengan membawa elektronik kartu tanda penduduk (e-KTP) di Tempat Pemilihan Umum atau TPS terdekat dengan syarat harus sesuai dengan alamat di e-KTP. Namun bagaimana jika tidak punya e-KTP? Warga yang belum memiliki e-KTP dan tidak terdaftar DPT masuk ke dalam kategori daftar pemilih khusus (DPK) dengan ketentuan

  1. Mendaftarkan diri ke TPS terdekat saat pemilu tanggal 17 April 2019

  2. Hanya bisa memilih satu jam sebelum pemungutan suara di TPS selesai

  3. Surat suara yang digunakan merupakan surat suara untuk pemilih yang sudah terdaftar DPT

  4. Jika surat suara untuk DPT habis, pemilih DPT bisa menggunakan surat suara cadangan (ada 2% dari kertas suara di setiap TPS


Ada 4 Kondisi Pemilih:

  1. Terdaftar DPT dan punya e-KTP

  2. Bisa mengajukan pindah memilih jika saat pemungutan suara tidak berada di alamat sesuai e-KTP

  3. Jika mengajukan pindah memilih akan berubah kategori menjadi DPTb (Daftar Pemilih Tambahan)

  4. Tidak Terdaftar DPT tapi punya e-KTP

  5. Hanya bisa mencoblos di TPS sesuai alamat e-KTP (tidak bisa mengajukan pindah memilih)

  6. Harus membawa e-KTP ke TPS

  7. Masuk dalam kategori DPK (Daftar Pemilih Khusus)

  8. Terdaftar DPT tapi tidak punya e-KTP

  9. Mencoblos sesuai jadwal di TPS dengan membawa suket

  10. Hanya bisa mencoblos di TPS sesuai alamat e-KTP (tidak bisa mengajukan pindah memilih)

  11. Tidak Terdaftar DPT dan tidak punya e-KTP

  12. Masuk ke dalam DPK

3. Surat Suara Pemilu