Presiden tandatangani Perpres Tunjangan Pembina Jasa Kontruksi

Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diangkat dan ditugaskan penuh dalam Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi mendapat kepastian terkait tunjangan yang diberikan setiap bulan.

Dikutip dari situs Setkab.go.id, Selasa (24/7/2018), Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 52 Tahun 2018 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi.

"Pengawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pembina Jasa Konstruksi diberikan Tunjangan Pembina Jasa Konstruksi setiap bulan," demikian bunyi Pasal 2 Perpres tersebut.

Berikut besaran tunjangannya:

1. Pembina Jasa Konstruksi Utama: Rp 2.230.000

2. Pembina Jasa Konstruksi Madya: Rp 1.520.000

3. Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda: Rp 1.211.000

4. Pembina Jasa Konstruksi Pertama: Rp 540.000

Tunjangan ini diberikan dalam pertimbangan meningkatkan mutu, prestasi, pengabdian, dan produktivitas kinerja PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pembina Jasa konstruksi.

Pemberian Tunjangan Pembina Jasa Konstruksi, menurut Perpres ini, bagi PNS yang bekerja pada pemerintah pusat dibebankan pada APBN, dan bagi PNS yang bekerja pada Pemerintah Daerah dibebankan pada APBD.

“Pemberian Pemberian Tunjangan Pembina Jasa Konstruksi dihentikan apabila PNS sebagaimana dimaksud diangkat dalam jabatan struktural atau jabatan fungsional lain, atau karena hal lain yang mengakibatkan tunjangan dihentikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi Pasal 5 Perpres ini.

#PNSKOnstruksi #tunjanganpnskonstruksi #tunjanganasnkonstruksi

Recent Posts
Archive